Jenis-jenis Olahraga Ekstrim Yang Meningkatkan Adrenalin

Olahraga ekstrim memang untuk yang bernyali besar karena mengandung resiko yang besar pula. Cedera bahkan kematian adalah resiko yang harus dihadapi. Olahraga ini juga memacu adrenalin orang yang memainkannya. Semakin berbahaya aksi yang dilakukan, semakin cepat adrenalin yang terpacu.
Meskipun begitu, berbagai pengaman disiapkan untuk mengurangi resiko yang mungkin terjadi.

Berikut ini adalah jenis-jenis olahraga ekstrim :

A. TERJUN PAYUNG

Peserta harus terjun dari ketinggian 4000 m dari atas pesawat, helicopter atau balon udara. Para peserta akan terjun bebas selama beberapa saat sebelum paying terbuka. Setelah itu barulah peserta dapat mengendalikan arah dan kecepatan payung sehingga ia dapat mencapain titik pendaratan dengan tepat. Saat mendaratpun posisi kaki harus tegap.

B. LAYANGAN GANTUNG

Gantole atau Layangan Gantung adalah terbang dengan menggunakan sayap terbang dan kaki peserta sebagai alat luncurnya. Olahraga ini dilakukan di tempat tinggi dan terbuka, seperti diatas bukit atau gunung. Agar bisa terbang, gantole memanfaatkan panas matahari dan angin gunung sebagai tenaga pengangkatnya.

C. PARKOUR

Peserta harus melompati gedung, pagar, berjalan miring di dinding dengan cepat, tetapi tidak dilengkapi alat apapun, sehingga olahraga ini benar-benar berbahaya. Aksi ini diperkenalkan oleh David Belle.

D. PANJAT TEBING

Olahraga ini mengandalkan kekuatan tangan untuk menopang berat badan dan menjaga keseimbangan, pemanjat harus mencapai puncak dengan mencari pijakan sendiri dengan bantuan pasak, pengail, dan tali.

E. FLYING FOX

Flying fox adalah olahraga yang bias membuat jantung berdebar kencang. Bayangkan dari tempat tinggi, kita harus meluncur bergelantungan di sebuah tali atau tambang menempuh jarak yang jauh dan menurun.

F. ARUNG JERAM

Meluncur mengarungi sungai berair deras, berbatu hingga berair terjun. Sungai yang digunakannya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda.

G. SKY DIVING

Biasanya peserta dibawa dengan pesawat hingga ketinggian tertentu lantas melompat dan mengembangkan parasutnya.

H. ICE CLIMBING

Biasanya peserta memanjat tebis es, air terjun yang beku di musim dingin hingga gunung es di puncak pegunungan.

I. BASE JUMPING

Para peserta dengan parasut akan melompat dari tempat yang tinggi tapi buak dari pesawat, seperti gedung-gedung, puncak menara, jembatan, dan tebing.

Itulah beberapa olahraga ekstrim yang bisa menigkatkan adrenalin kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: